Senin, 04 Juni 2018

Rapat kerja gabungan tujuh komisi di DPR denga sejumlah keneterian bersepakat akan menuntaskan permasalahan honorer K2. Pembahasan tentang status 438.580 honorer K2, apakah bisa di diangkat PNS seluruhnya atau sebagiannya dijadikan P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja), yang terpenting harus tuntas.

Hasil Rapat Gabungan DPR RI


Kesepakatan ini menjadi kesimpulan dalam rapat kerja gabungan 7 komisi dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta perwakilan dari Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri PPN,/Kepala Bapenas, Menteri Luar Negeri, Menteri Kesehatan, dan Menteri Agama.

"Kesimpulannya 438 ribuan honorer ini akan dituntaskan statusnya tahun ini. Kalau harus menunggu pansus akan lama lagi prosesnya. Ini akan dituntaskan secepatnya," kata Pimpinan Raker Gabungan Utut Adianto di Gedung DPR RI, Senin (4/6).

Belia menegaskan, hanya honorer K2 yang akan diselesai dalam waktu sesingkat-singkatnya. Sedangkan tenaga honorer yang diangkat di atas 2005 akan dibahas di lain waktu.

"Pemerintah dan DPR sepakat menyelesaikan K2 saja. Jadi tidak melebar ke mana-mana," ucapnya.(baca juga : Honorer dari Daerah Berdatangan untuk Mengawal Sidang Gabungan di DPR RI)

Semoga benar-benar di realisasikan segera oleh pemerintah bukan pemanis sebelum tahun politik saja, sudah sepantasnya jokowi memperhatikan kondisi honorer yang sduah beberapa tahun tidak di angkat PNS 

Ratusan honorer K2 hari ini, Minggu (3/6), berkumpul di Jakarta. Kedatangan honorer K2 dari berbagai daerah ini untuk mengawal rapat kerja gabungan 7 komisi di DPR RI.


Honorer K2


"Kawan-kawan dari daerah sudah banyak yang kumpul di Jakarta. Mereka ingin menyaksikan raker gabungan tersebut. Apalagi agenda besok Senin (4/6), itu khusus membahas masalah penyelesaian honorer K2," ungkap Nurbaiti, koordinator daerah Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) di Jakarta.

Tidak hanya honorer, anggota DPRD yang tergabung dalam ADKASI (Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia) juga akan ikut hadir.

"Insyaallah teman-teman ADKASI juga hadir. Ini adalah momentum penting dalam perjuangan mendapatkan status CPNS dari honorer K2," terangnya.

Seperti diketahui, Senin (4/6), akan dilakukan raker gabungan 7 komisi (I, III, IV, VIII, IX, X, XI) dengan mengundang Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri PPN,/Kepala Bapenas, Menteri Luar Negeri, Menteri Kesehatan, dan Menteri Agama.

Adanya jadwal rapat kerja gabungan ini membuat honorer K2 mendapat semangat baru. Mereka kian yakin akan ada pengangkatan CPNS dari honorer K2.

Sayang sekali hanya seorang Menteri Pendidukan yang hadir di rapat gabungan, padahal susah sekali mencari momen seperti rapat gabungan seperti ini. Jika hanya wakil tentu tidak bisa mengambil keputusan secara final, tentu menunggu persetujuan menterinya juga.

Minggu, 03 Juni 2018

Penerimaan peserta didik baru (PPDB). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengingatkan kembali tiga peraturan terdahulu harus menjadinpedoman dalam pelaksanaan PPDB tahun pelajaran 2018/2019.

Siap PPDB



lanjut Muhadjir Penerapan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), bisa terapkan dengan kegiatan pembiasaan sikap dan perilaku positif di sekolah mulai dari pendidikan dasar sampai menengah.

“Pelaksanaan PPK didasarkan pada nilai-nilai dasar kebangsaan dan kemanusiaan yang meliputi pembiasaan untuk menumbuhkan nilai-nilai beragam seperti nilai moral dan spiritualisme, kebangsaan dan kebinekaan, maupun pengembangan potensi peserta didik,” terang Menteri Muhadjir saat membuka sosialisasi Permendikbud tentang PPDB di Jakarta, Rabu (30/5).
Pendidikan karakter harus diutamakan. Masing-masing sekolah berbeda penerapannnya. Ada yang menerapkan sekolah 6 hari atau 5 hari. Begitu juga pondok pesantren, boarding school, asrama, dan lainnya. Bukan hanya di PPDB.

"Masing-masing sekolah ini treatment-nya beda-beda tapi aturan PPK tetap sama," ucapnya.

Dalam penerapan PPK berkaitan erat dengan guru. Di mana guru harus mengikuti aturan jam kerja aparatur sipil negara (ASN). Setiap guru ASN kerja 8 jam dan itu sudah diatur dalam PP tentang Guru.

Sabtu, 02 Juni 2018

Bakal Bahas Penyelesaian Masalah Honorer K2 Tujuh Komisi DPR RI, Luar Biasa !!! itu merupakan ungkapan yang panatas kita berikan kepada anggota DPR pada tahun 2018 untuk permasalahan Honorer K2 ini. Semoga bisa menghasilkan sesuatu yang postif bagi rekan honorer yang selama ini terkesan tidak di pedulikan nasibnya.

rapat komisi dpri ri dengan pemerintah


Pembahasan yang dilakukan 7 komisi DPR khusus membahas nasib honorer k2 yang masih terkatung-katung masalah dasar hukum yakni UU ASN yang tidak bersahabat terhadap guru honorer yang berusia lebih dari 35 tahun. Agenda khususpun akan digelar demi membahas honorer K2.

Adapun tujuh komisi gabungan itu yakni komisi I, III, IV, VIII, IX, X, XI. tak sampai disitu saja, selain tujuh komisi yang akan hadir, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri PPN,/Kepala Bapenas, Menteri Luar Negeri, Menteri Kesehatan, dan Menteri Agama dijadwalkan juga bakal hadir.

"Sesuai jadwal, ada rapat gabungan 7 komisi. Intinya membahas masalah honorer K2," ujar Arif Wibowo, anggota Komisi II DPR RI, Sabtu (2/6).

Rapat gabungan ini tentu saja diharapakan membuahkan hasil yang baik bagi nasib honorer k2 jika tidak kemana lagi honorer k2 bisa menggantungkan nasibnya selain dari rapat gabungan tersut. Menurut pendapat rekan honorer ini merupakan semangat atau spirit baru pemerintah dalam memperhatikan kami honorer.

"bagaikan suplemen buat honorer K2. Artinya perjuangan honorer K2 mudah-mudahan akan membawa hasil," kata Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih.

Nurbaiti, koordinator FHK2I Jakarta menambahkan, honorer akan terus mengawal pembahasan ini agar seluruh K2 bisa terangkat CPNS seluruhnya.(baca juga : Berita Gembira Honorer K2 akan di Angkat Menjadi PNS dan P3K)

"Perjuangan ini akhirnya bisa membuahkan hasil. Ini juga merupakan angin segar bagi honorer K2 di bulan ramadan," tandasnya.(baca juga : Inilah Perkembangan Revisi UU ASN Sampai Saat ini yang Perlu Tenaga Honorer Ketahui)

Kita tunggu jadwal itu kapan dan bagaimana pendapat rekan honorer silahkan berikan pendapat dan komentarnya di kolom komentar, ikuti tersus berita honorer di infoptk.com. terima kasih.(baca juga : Kesimpulan Rapat Gabungan 7 Komisi dengan Sejumlah Kementerian)


Jumat, 01 Juni 2018

Sejumlah media memberitakan bahwa nilai ujian pada tahun ini mengalamai penurunan secara rata-rata di berbagai daerah. Hal teesebut tidak sepenuhnya kesalahan kementerian apalagi hanya di bebankan hanya kepada seorang menteri saja.

Faktor utama penurunan sebenarnya dengan di adakan UNBK secara online telah mempersempit kecurangan yang signifikan, jadi kecurangan selama ini yang berjalan lancar tidak mampu lagi mengangkat nilai siswa kedua. Kualitas soal sekarang memang sudah jauh lebih baik dari tahun sebelum UNBK. Tingkat kesulitannya lebih tinggi.

Nah sekarang Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2017/2018 semua jenjang pendidikan telah selesai dilakukan. Sampai saat ini nilai sudah bisa di cek/dilihat dari SMP sampai SMA, untuk SD masih dalam pengolahan. Keterlamabatan di karenakan pelaksanaannya paling akhir dan jumlahnya paling banyak.



Cara lihat nilai hasil UNBK 

https://puspendik.kemdikbud.go.id/hasil-un/  (silahkan anda salin saja dari web saya ini). Setelah berhasil anda masukkan, lalu tekan ENTER

Selanjutnya browser akan mengarahkan anda menuju ke halaman pengecekan hasil UN dan IUN sekolah
Agar dapat melihat hasil ujian nasional sekolah silahkan anda pilih Jenjang yang ingin anda ketahui (Misalnya saja SMP), Propinsi, Kabupaten/kota, Status, Jenis sekolah. isi semua data dengan benar

Setelah semuanya diisi, silahkan klik tombol Download PDF agar data sekolah yang anda pilih bisa terdownload di PC/laptop anda
Dengan cara yang sudah saya jelas diatas, maka anda bisa melihat semua jenjang sekolah yang tadi telah anda pilih.
Lalu apabila anda ingin melihat secara langsung hasil UN sekolah silahkan masukkan data NPSN dan kode sekolah lalu klik Tombol Cari.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah hasil ujian nasional dari beberapa sekolah yang tadi file PDF nya telah berhasil anda Download.

Cek Hasil UN Online SD, SMP, SMA, SMK



Mari semangat terus meningkatkan mutu pendidikan, agar nilai dan indeks integritas UN sekolah kita untuk tahun ke tahun dapat meningkat. Aamiin.

Popular Posts